 - Buka playlist nya, klik tulisan -> Play This Playlist yang ada di bagian bawah daftar lagu, buka dengan Winamp (open with Winamp).
- Klik kanan judul lagu yang ada di playlist Winamp pilih View File Info (alt + 3).
- Winamp akan menampilkan MP3 Stream Info Box, blok lalu copy source URL lagu tersebut yang ada di paling atas, paste di URL address Browser kamu, atau paste di Internet Downloader kamu..
- Selesai, proses download akan segera berjalan seperti biasa.
- Jangan lupa login di Multiply dulu untuk bisa mendownload.

Very fun and very productive…..begitu jawaban yang kira-kira akan diberikan jika judul tulisan ini ditujukan kepada para pekerja Google. Mungkin jawaban seperti inilah yang akhirnya menobatkan mereka sebagai jawara nomer satu dalam survei The Best Place To Work For, sebuah survei tahunan yang diselenggarakan oleh Majalah Fortune buat memilih perusahaan terbaik untuk dijadikan tempat bekerja. Jika ditelisik lebih dalam mengapa para pekerja di Google begitu enjoy bekerja di perusahaan itu, maka mereka akan memberikan jawaban pada dua hal : fasilitas layanan karyawan yang amat menggiurkan dan – jangan kaget – mutu makanan yang luar biasa sedap. Mari kita mulai bahas dari aspek makanan. Pertama-tama mesti segera disebut, mutu dan jenis makanan yang disediakan Google untuk para pekerjanya sungguh fantastis. Bayangkan, didalam kompleks kantor pusat mereka di Mountain View, California (mereka menyebutnya Googleplex), manajemen Google menyediakan sebelas kafe/restauran dengan menu sekelas menu hotel bintang lima dan semuanya disajikan secara……gratis. Semua jenis dan pilihan makanan tersedia : mulai dari sajian steak khas Eropa, Sushi a la Jepang, hingga sajian Chinese Food yang menggoda. Semuanya dimasak oleh chef kelas dunia. Dan rasa semua makanan yang tersaji pasti……mak nyus. Begitu senangnya para pekerja Google dengan kantin-kantin ini, sehingga dalam survei internal yang mereka lakukan, mayoritas karyawannya selalu menyebut faktor makanan ini yang membuat mereka sungguh betah bekerja di Google. Fakta ini yang kemudian juga membuat Google melakukan langkah yang kreatif dalam persaingan ketat mencari para calon pekerja andal. Dalam setiap iklan lowongan kerja yang dipasang, mereka selalu tak lupa mencantumkan daftar menu makanan mereka yang sungguh lezat itu…..Dan konon, rupanya banyak calon pelamar yang tergiur sehingga akhirnya berbondong-bondong mengajukan lamaran kerja ke Google. Elemen lain yang juga membuat para pekerja Google happy adalah fasilitas layanan yang sungguh menggiurkan. Dalam Googleplex mereka yang luas dan megah, tersedia gym lengkap dengan para pemandunya, kolam renang yang luas, arena bowling, lapangan volley pantai, home-theater yang asyik, perpustakaan lengkap nan nyaman……..Pendeknya memasuki Googleplex ibarat bukan sedang memasuki ruang kantor yang garing nan membosankan, namun seperti tengah masuk ke taman bermain yang indah dan penuh keriangan. Namun itu semua belum cukup. Didalam kompleks gedungnya, Google juga menyediakan fasilitas otoped untuk berjalan dari satu ruang ke ruang lainnya (seperti yang tertampil digambar sebelah). Juga ada fasilitas laundry, bengkel dan cuci mobil, serta ruangan spa dimana Anda semua bisa leyeh-leyeh setelah letih seharian lembur kerja. Oh ya, manajemen Google juga tak lupa menyediakan semacam “personal assistant” bagi seluruh pekerjanya. Jadi jika ada karyawan Google yang ingin berlibur ke Paris, mereka tinggal kontak personal assistant ini. Orang inilah yang akan mengurus semuanya : mulai dari pesan tiket pesawat, booking hotel, merancang acara liburan hingga membuatkan daftar oleh-oleh yang layak dibeli. Oh my God….betapa indahnya bekerja di Google, begitu mungkin gumam kita dalam hati menyaksikan serangkaian fasilitas yang sungguh menyenangkan ini. Namun, bagi Lary Page dan Sergey Brin – dua anak muda pendiri Google – semua upaya itu memang kudu dilakukan untuk bisa terus memelihara great talent mereka akan tidak lari atau dibajak perusahaan pesaing. Juga untuk terus membuat seluruh pekerja Google happy, sebab hanya dengan begitu, mereka bisa terus menciptakan serangkaian inovasi yang produktif buat para pelanggannya. Dengan kata lain, untuk terus mampu menciptakan produk kelas dunia, manajemen Google terus berupaya keras untuk memotivasi dan membikin gembira para pekerjanya. Dan itu dilakukan antara lain dengan selalu menyajikan makan siang yang bergizi, lezat, dan bikin lidah bergoyang.
 40-an Alasan Mengapa Orang Bersepeda - Bersepeda meningkatkan mobilitas orang-orang yang tidak dapat menggunakan kendaraan bermotor.
- Bersepeda meningkatkan kepercayaan diri bagi orang yang tidak memiliki keahlian menyetir mobil atau sepeda motor.
- Bersepeda dapat menghilangkan kejenuhan akibat kemacetan akibat kendaraan bermotor.
- Bersepeda adalah kendaraan terbaik bagi orang yang tidak suka mengendarai kendaraan bermotor (mobil atau sepedamotor).
- Banyak jalur alternatif ke tempat tujuan dengan bersepeda.
- Sepeda adalah kendaraan paling efisien di dunia.
- Dengan bersepeda orang sekaligus berlatih tentang kesabaran dan kecerdasan.
- Dengan bersepeda membuat orang lebih bisa menabung.
- Bersepeda mengurangi stres
- Sepeda adalah salah satu alat terapi paling mujarab bagi semangat hidup
- Sepeda adalah salah satu alat terapi kebugaran tubuh
- Dengan bersepeda membuat kita lebih akrab di jalan raya
- Bersepeda dapat meningkatkan kualitas hidup
- Bersepeda dapat menghemat biaya keanggotaan pusat kebugaran dan olahraga.
- Bersepeda dengan teratur tidak memiliki efek samping bagi tubuh.
- Bersepeda memiliki efek positif bagi lingkungan hidup
- Bersepeda mampu mengakrabkan tetangga dan teman seperjalanan
- Bersepeda dapat mempertemukan orang-orang sehat yang memiliki tujuan hidup yang sama.
- Sepeda bebas dari surat tilang
- Jika terjadi kemacetan pada jalur sepeda, maka masih bisa dinikmati dengan saling mengobrol antar sesama pesepeda, dan bahkan membuat janji makan siang bersama.
- Waktu tempu lebih mudah diprediksi
- Mudah cari tempat parkir
- Lahan parkir selalu gratis (kecuali di luar negeri)
- Mengurangi lahan kota untuk parkiran mobil/motor anda, sehingga kota lebih banyak tamannya.
- Kalau malas menggowes, anda masih bisa menuntun sepeda melewati trotoar.
- Mengurangi polusi udara
- Hemat energi, karena tidak menggunakan bahan bakar, oli transmisi, freon
- Mengurangi kebisingan, karena tidak punya knalpot
- Bisa istirahat dimana saja tanpa menyebabkan kemacetan
- Kalau ban kempes, bisa ditangani sendiri karena mudah membawa ban cadangan
- Belum pernah terjadi tabrakan sepeda yang menyebabkan kematian sepanjang sejarah dunia
- Bersepeda meningkatkan kepedulian antar sesama, senasib sepenanggungan
- Bersepeda dapat meningkatkan kesehatan jantung
- Bisa menurunkan berat badan yang berlebihan
- Meningkatkan nafsu makan bagi yang ingin gemuk
- Dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja
- Membuat para suami lebih cepat pulang dan sampai ke rumah (karena takut kemalaman di jalan)
- Membuat istri senang, karena tidak akan pernah diminta tolong mendorong sepeda seperti saat mendorong mobil jika mogok.
- Membuat anda tidur lebih nyenyak tanpa ngorok
- Tidak akan pernah berhubungan dengan kantor polisi karena tidak memerlukan SIM
- Kalau pindah rumah, sepeda mudah digotong
- Sepeda dapat dibawa saat anda ingin bertamasya
- Sepeda mampu jalan di lingkungan apa saja; jalan aspal, tanah, berbatu, bahkan menaiki tanjakan gunung.
- Sepeda anda juga dapat dikendarai anak atau istri dengan mudah, tidak seperti mobil atau sepeda motor anda..
- Sepeda dapat anda bawa ke dalam taman, atau pusat rekreasi
- Sepeda membuat anda lebih keren, karena aneka asesorisnya sangat menarik
- Bersepeda lebih menggembirakan.
Dari hasil penelitian, ternyata bersepeda ketempat kerja (bike to work) adalah satu-satunya cara terbaik membakar kalori di dalam tubuh, melancarkan peredaran darah, terhindar dari serangan jantung, memelihara ozone, mengurangi polusi, dan kemacetan lalulintas. Pada dasarnya, dengan bersepeda dapat menghemat waktu dibandingkan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Dengan bersepeda ke kantor, misalnya - orang dapat lebih fleksibel menentukan jalur yang pasti. Mudah mengukur jarak dan waktu. Sehingga ketepatan waktu sampai di tempat tujuan lebih mudah diprediksi dibandingkan dengan menggunakan sepeda motor atau mobil sekalipun. Disamping itu, dengan bersepeda membuat badan menjadi lebih sehat sehingga tidak perlu repot-repot pergi ke gym atau pusat kebugaran setiap akhir minggu. Dalam prakteknya, bersepeda pergi ke tempat kerja (b2w -red) lebih menyenangkan karena dapat dilakukan dengan lebih gembira bersama teman-teman seperjalanan. Di Amsterdam, lebih dari 40% masyarakatnya menuju tempat bekerja menggunakan sepeda. Sebagian besar orang disana sudah sejak lama perduli dengan efek global warming. Itulah sebabnya pemerintah Belanda ( dan masyarakat Eropa pada umumnya ) sangat memberikan prioritas bagi pengendara sepeda, bahkan menempatkan pesepeda sebagai masyarakat kelas satu. Sampai pertengahan 2005, terdapat lebih dari 16 juta orang dengan 16 juta sepeda di Amsterdam. Semua orang diharapkan berkendara tanpa gasoline, minyak, polusi, kebisingan (noise traffic), dan dapat melewati beberapa kota dengan hanya memerlukan waktu beberapa menit. Secara resmi pemerintah kota London, Munich dan Zurich, serta beberapa kota di Amerika Serikat mengunjungi Departemen Transportasi kota Amsterdam untuk melakukan studi dan mendapatkan berbagai informasi tentang cara-cara efisien membangun infrastruktur jalur sepeda dan kebijakan lalulintasnya. Norwegia setiap tahun menganggarkan dana pembangunan bike-lane, dan sampai tahun 2015 paling sedikit 8% dari seluruh jalan di Norwegia akan diperuntukkan bagi pesepeda. Sementara itu Swedia mengharapkan mampu menaikkan perluasan jalur sepedanya dari 12% menjadi 16% sampai 2010. Pada tahun inipun pemerintah kota Paris telah menempatkan ribuan outlet penyewaan sepeda dengan biaya sangat murah pada titik-titik jalan yang menuju ke sentra kota. Ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan lalulintas, mengurangi polusi, dan memberdayakan lahan parkir untuk keperluan yang lebih efektif. Hebat ! Sepertinya pemerintah kita pun harus segera belajar dari keberhasilan pemerinta Belanda membangun "masyarakat sepedanya", selanjutnya kita terapkan disini.....di kota kita....di Indonesia !!!.
Anda pengguna sepeda merk Scott ?. Apakah anda pernah tahu siapa penggagas terciptanya sepeda ini ?. Ya !, dialah Edward L. Scott - seorang engineer dan designer peluncur ski (sekaligus sebagai ski racer) yang tinggal di Sun Valley, Idaho. Bicara tentang Edward L. Scott, sebenarnya lebih banyak membicarakan ski. Kenapa ?. Karena sejak tahun 1924 - dirintis oleh ayahnya, Ed Scott, memulai usaha keluarga hanya berkutat dengan masalah ski. Mulai dari mereparasi sepatu ski, peluncur, tongkat ski (stick) dan lain sebagainya tentang ski. Sampai pada beberapa tahun setelah itu, dari sebuah gudang berukuran kecil, Ed Scott mencoba membuat inovasi peluncur ski yang terbuat dari bambu dan campuran besi. Ed berani berpromosi pada masa itu bahwa perangkat ski ciptaannya "something different, something better." dan pada tahun 1949 adalah tahun terciptanya sepasang peluncur ski teringan ciptaan Ed Scott. Pada tahun 1959, Ed Scott berhasil mengirimkan pesanan pertamanya ke Amerika Serikat dan Kanada. Beberapa tahun kemudian, peluncur ski ciptaan Ed dipakai secara resmi oleh Canadian National Ski Teams. Pada tahun 1960an dengan sangat mengejutkan, penjualan Ed bisa mencapai $ 1 juta dalam setahun !. Bagaimana Scott bisa merambah dunia sepeda ? Ini dimulai oleh Edward L. Scott (anak si legendaris Ed Scott). Sebagai engineer, Edward mencoba mencari ide-ide mengikuti jejak sang ayah. Maka tahun 1970 Edward mencoba membuat design beberapa asesoris untuk pengguna motocross. Pada tahun itulah Edward bisa memasarkan google dan sepatu boot bagi crosser, dimana google dan sepatu itu sangat berbeda dibanding yg pernah dipakai para crosser sebelumnya. Selain lebih ringan, juga nyaman karena memiliki lubang2 udara. Pada saat itupun Edward juga mencoba membuat beberapa design asesoris untuk pesepeda. Bahkan diantaranya terdapat design sepeda yang nantinya menjadi cikal bakal sepeda paling ringan di dunia. Pada tahun 1978 Edward L Scott menjual perusahaannya kepada Kingsford Company dan pada tahun itu kantornya dipindahkan ke Fribourg, Swiss. Sedangkan Edward mendapatkan bagian mengelola subsidiary office, Scott USA. Pada ulang tahunnya ke 50 di 1987, Edward tercatat sebagai bapak ski dunia dan dicatat namanya pada Ski Industry Hall of Fame. Tahun 1986 adalah saat pertama Scott merambah ke jalur sepeda. Ditandai dengan terciptanya satu design sepedang gunung yang bisa dikatakan sebagai pelopor sepeda gunung modern teringan saat itu. Selanjutnya pada tahun 1989 Scott berhasil menciptakan handlebar aerodynamis pertama di dunia dan dipakai oleh pemenang tour de france, Greg Lemond dari Amerika Serikat. Sejak tahun 1990 sampai sekarang, maka Scott adalah salah satu pabrikan sepeda yang telah diperhitungkan oleh para penggemar sepeda di dunia. Tahun 1992 adalah tahun bersejarah dengan terciptanya sepeda fullsus pertama buatan Scott. Tahun 1998 Scott meluncurkan G-Zero, dan CR1 di tahun 2003 yang diklaim sebagai sepeda teringan di dunia. Rentang waktu itu pun Scott terus berinovasi dengan menciptakan aneka sepeda dan keperluan pesepeda seperti, kaca mata, sarung tangan, google, helm, sarung protektor, dll. Edward L. Scott meninggal dunia pada tahun 2001.
Scot Breithaupt is the undisputed founding father of BMX. He was responsible for running the first 'Official' BMX race in California way back in 1970. He's also the founder of the legendary, long time BMX manufacturer, SE Racing. Dubbed "The OM of BMX" in his racing days...even in the late 90's SE still had a cruiser named after him, the "OM Flyer". He is an ABA Hall of Famer, a living legend. BMXUltra.com hooked up with Scot to find out about his story How did BMX begin? BMXUltra.com: Let's get straight to the point, how did BMX begin? Scot: I used to race motorcross, when I practiced local kids would come out and imitate my jumps. One day I went home got some of my motorcycle trophies and had the 35 kids there each pitch in a quarter. Broke them down into skill classes; beginner, novice and expert. It was kewl, the next week 150 kids showed up! BMXUltra.com: What were the tracks like to start off with? Scot: The original BMX track was BUMS I in Long Beach, CA, 1970. It was narly. It was a trail that I used for practice on my motorcycle. I rode for the Yamaha factory, as a support rider. The track was about 450 yards long (1350 feet), we ran two laps. It had a 35 foot high drop-away jump, a mud hole and 8 or 9 other jumps. BMXUltra.com: What is BUMS I? Scot: BUMS I...there was a second BUMS...BUMSII ...was in fields that Bums, hobos, lived in. But it also stood for Bicycle United Motocross Society.
BMXUltra.com: What was the date for the first race? Scot: November, 1970 BMXUltra.com: Do you have any original flyers from the first meetings or was the interest generated by word of mouth? Scot: Word of mouth, but I have flyers too.. some where...and first ever schools too. BMXUltra.com: How many people would turn up to the races in those early days? Scot: At first 100-150 a week, then it grew from there. I built new tracks all over, by 1974 I promoted the Yamaha Bicycle Gold Cup series and had over 1000 riders at each event! We held the finals in the LA Coliseum, about 16,000 spectators were there, probably the biggest event ever to this day...it was HUGE! BMXUltra.com: Is it the same LA Colliseum they used for the LA Olympics? Scot: Yup...same place! BMXUltra.com: When did the first BMX association start in the US? Scot: BUMS (Bicycle United Motocross Society) Based in Long Beach, California, my hometown. The 1st track was BUMS that we spoke about earlier...it was 1970...I had over 350 members within a year... then branched out to other tracks that I created for surrounding cities like La Habra, La Palma, Irvine (Saddleback) and Fountain Valley...all in California.
BMXUltra.com: Did you have a big involvement with it? Scot: I created it, wrote the rule book, made membership cards and t-shirts. We kept a points system and had our first State Championships in 1972. BMXUltra.com: What was the first major event? Scot: Father's Day race in June of 1971... and the Nor Cal vs So Cal event in late 71. We had gotten publicity in Parade Magazine and the Silver Shield Bike Shop from Oakland showed up to do battle with Jumpin John Wells, Friendly Fred Thomas and Holeshot Harrigan (Pete). The 1972 BUMS State Championships were spectacular! Bob Hurricane Hannah showed up and we banged bars for all three motos. In the end, I took the win with Bob 2nd and Tom Finvers third. There were many more "Big Events" thru the years until the biggest of all time, an event I promoted throughout the state called The Yamaha Bicycle Gold Cup Series in 1974. BMXUltra.com: At what stage did the pro class kick in? Scot: I promoted the first ever Pro BMX race at saddleback Park in 1975... $200.00 purse... big $ back then.. the entry was $5.00 Thom Lund won that day... riding for Rick's Bike Shop. BMXUltra.com: When was the first national series? Did you compete in it? Scot: First true National series was 1976, sanctioned by the NBA, Ernie Alexander and Suzzane Claspy. It included races throughout Cal., Nevada, Colorado, Flordia, Tennesse, New Mexico, Missouri, Ohio, and a few others. The Grand Nationals were in So Cal at the Orange County Fair Grounds. I took the overall #1 title on my trusty FMF team replica, Perry Kramer was second, Jeff Utterback also on FMF was third overall and #1 Amateur. It was awesome !!! BMXUltra.com: At what point did you start travelling outside of America?
Scot: I started going to Europe, New Zealand and Australia in 1980. We used to get invited by racing organizations to come down and teach racing clinics and compete against the local stars. Gerritt Does of Holland spearheaded the European tours, Blair Sheppard hosted the Aussie events, and John Struthers handled New Zealand. We had an All Star team that traveled. It was a blast with Stu, Jon Crews for Redline, Kos and Kenny Nachman for Mongoose, Bobby Encinas for Shimano, and many others. I also took the BMX Action trick team to Europe and Saudi Arabia. Mike Buff, RL and I spent weeks doing shows and racing. It was kewl to race my 26" against the 20" bikes in Europe and smoke the locals. They had an "Open Class" without limitations, "run what ya brung" so to speak. We saw a lot of beautiful country side over the years and met a lot of great people that loved BMX as we did. BMXUltra.com: How were the trips paid for? Scot: Sometimes race organizations would pay our way, and of course our sponsors chipped in because they were setting up distribution in those countries. We were the ambassadors of BMX. They had us on local TV shows and lots of newspaper coverage to promote BMX. BMXUltra.com: Over your entire career which countries has BMX taken you to? Scot: Hmmmm, Mexico, Canada, New Zealand, Aruba, Australia, Holland, Belgium, France, Germany, Chile, Spain, Japan, Taiwan, and a few others. BMX has grown worldwide! But the most exciting tours were in the USA when we took the bus on cross country tours. I never imagined BMX would grow to such huge proportions from a little dirt lot in Long Beach California. BMXUltra.com: Were you able to make a living from BMX in the early days? Scot: I made a living at it from day one. As a kid promoting BMX to the big sponsorship deals when I won a few titles. I also designed bikes and managed teams like Dan Gurney, Matthews Motocross, FMF and of course my SE Racing crew. As I grew in the manufacturing side of the industry, I hired others to run the team and other functions. I diversified and had many operations going on simultainiously. With great direction and help from guys like Mike Devitt, Gene Smith, Chuck Raudman, Skip Hess of Mongoose and countless others. I owe them all a big thanks. BMXUltra.com: At what point did you decide to retire from racing? Scot: I retired from racing several times, the first in late 1974 when I shattered my ankle doing a stunt on my motorbike. It was for the cover of a book called "How to win Bicycle Motocross". They said I'd never walk, let alone ride a bike! After 7 months of traction and therapy, I walked with a cane and went to the 1975 Bicycle Industry Trade show and looked for a sponsor. I had 13 offers by the end of the show and chose to go with Dan Gurney and Mike Devitt, it was the start of a life long friendship and business relationship I value and cherrish. Mike is my best friend and mentor. Distance jumping record BMXUltra.com: You know I still can't work out how you used to jump like that and race with 26" wheels. It must be like a barge in comparison to todays bikes. Scot: That's why they call it a "Cruiser", and I used to do some pretty amazing stuff on that bike. Did you know I set the distance jumping record on it?? That's how I named the Landing Gear, cuz I looked like a plane landing when we jumped that day at Corona. Also used that bike for the opening of "On any Sunday II" with film camera duct taped to it. BMXUltra.com: What was the distance? Scot: 76 feet average for 3 jumps, the third of which I did one handed!! (By accident!.. went 58 feet) BMXUltra.com: How long did it take before it was broken again? Scot: It was broken by a circus guy 10 years later. BMXUltra.com: How did you get involved with the OAS II filming? Scot: I was in the first one and knew Don Schumacher, the filmer. BMXUltra.com: Did you have to pedal to the ramp or were you towed? Scot: Downhill run, 46/13 gearing on a 26" OM Flyer, 55 to 58 MPH. Yuppers, it was scary, but I didn't tell anyone!!! LOL... I was pumping the bike on the ramp with each takeoff, and launching like a skier, when I yanked so hard on the bars, my right hand came off. I have color slides and film of it somewhere, in fact, the first Bob Haro video has film footage of it, do you have that video?? The early manufacturers BMXUltra.com: Getting back to the LA Colluseum event...there must have been big money and support in BMX back then...who were the biggest supporters of BMX in those early days? Scot: Mongoose was brand new, they had a few wheels out there. Yamaha was of course the biggest. They gave me the budget and personel to promote and conduct the events. They also paid for the portable track I designed, others included Matthews Motocross, Webco, and D&L Trickray. (Owned by Uni-Filters, a motorcycle company.) BMXUltra.com: How long did it take for companies to manufacture BMX specific gear? Scot: Mike Devitt of SE fame was the first, he was a partner in a company called Bike-Ette, they made Bike racks, then fenders, stems, bars, banana seat braces, etc...oh yeah and fake gas tanks...the rage! [laughter] BMXUltra.com: Who were the first BMX Manufacturers? Scot: Mike was the first with parts. Webco did the first triangled BMX frame. Murray did the cantilever frames with special bars. Then Matthews motocross, lead by my sponsor, a guy named Gene Smith in 1972. He was instrumental in many of the innovations of that time. He is now a partner in Kool Stop brakes and Child trailers, and joggers...a brilliant bicycle man...and LLLoonnggg time friend! BMXUltra.com: So the stories of Redline and Mongoose being the first werent exactly true? Scot: No... Redline came out in 74...tubular forks, then frame in 75...Mongoose did Motomags first, then bikes in 75.
Tidak seorang pun mengetahui kapan waktu yg tepat adanya sepeda di muka bumi ini. Sejak lama sekali sudah ada kendaraan purba yang sudah mirip-mirip sepeda. Pada masa orang mengenal skuter yang paling sederhana pun di tahun 1790, lama sekali sebelumnya sudah ada kendaraan yang bisa digolongkan sebagai sepeda. Pada abad ke 19 bentuk sepeda hanya beroda satu yang dibangun oleh Louis Baudry de Saunier di Prancis, maka masa itulah yang ditarik orang sebagai masa awal sejarah sepeda. Pada tahun 1886, keberadaan sepeda disempurnakan oleh German Baron Karl von Drais, dimana sejak 1816 telah berkendara sepeda saat bekerja. Baron lah yang mempatenkan design sepeda beroda satu tersebut, dan saat ini masih bisa terlihat di museum Paleis het Loo di Apeldoorn Belanda. Pada tahun 1840 Scottish blacksmith Kirkpatrick MacMillan bekerjasama dengan von Drais menambahkan mesin pada roda untuk mengendarai sepeda. Sekitar tahun 1850an dan 1860an, Frenchman Ernest Michaux dan Pierre Lallement membuat sepeda dengan design berbeda, yaitu dengan menempatkan pedal pada roda depan, dan telah memakai frame yang terbuat dari baja, sedangkan rodanya terbuat dari kayu dengan ban logam. Lallement berimigrasi ke Amerika, dimana dia mempatenkan sepeda hasil ciptaannya pada tahun 1866. Pada tahun 1870an seorang bernama James Starley merubah tampilan sepeda Lallement, dengan menempatkan sadel secara seimbang diatas pedal. Inilah sepeda primitif didalam sejarah manusia. Sepeda ini sangat sulit dikendarai, sadelnya sangat tinggi sehingga kalau terjatuh lumayan berbahaya. Selain itu mengayuh sepeda dimana stang stir dan pedal terletak pada roda depan jadi masalah besar dan kurang nyaman. Barulah pada tahun 1885 Starley bersama-sama J.H Lawson dan Shergold memecahkan masalah ini dengan memperkenalkan rantai, dua roda, serta merendahkan sadel dengan menambahkan seat tube, kemudian membuat model frame diamond, dan disebut sebagai sepeda modern pada masa itu. Dengan model baru ini, sepeda lebih aman dikendarai. Pada tahun 1888 Scotsman John Boyd Dunlop memperkenalkan ban sepeda mutakhir. Tidak lama setelah itu dibuatlah freewheel. Tahun 1898 ditemukan cara pengereman sepeda dengan sistem brake dan pengoperasian gear dengan tangan. Pada masa ini pun dibuatlah system kabel untuk menarik sistem pengereman dengan jari. Keberhasilan pengembangan sepeda tak bisa lepas dari Englishman Frank Bowden dan Ignaz Schwinn. Bowden membuka perusahaan Raleigh di Nottingham pada tahun 1890an. Saat itu mampu memproduksi sebanyak 30.000 sepeda dalam setahun. Sedangkan Schwinn pindah ke Amerika Serikat dan mendirikan perusahaan serupa Bowden di Chicago pada tahun 1895. Schwinn melakukan redesign terhadap tampilan sepeda agar dikendarai lebih nyaman dengan menambahkan karet pada sadel, mengecilkan batangan sepeda, memesan ban karet pada pabrikan, merubah struktur sepeda agar lebih menarik, dll. Sepeda hasil karya Schwinn banyak digemari oleh masyarakat, dan hingga abad ke 20 sepeda model terbaru ini menjadi alat transportasi utama bagi jutaan manusia di dunia.
 Sekarang makin banyak teman goweser yang kemalingan sepeda. Ada yang hilang waktu parkir, ada juga yang sedang ditinggal sebentar (padahal cuma beli air mineral di mini market), trus ada juga yang hilang dari pegangan karena dipalak waktu pulang malam. Berita terakhir tentang kehilangan sepeda dialami teman gowes; om Sba d'Lenongs pada tanggal 20 Juni lalu. Gak tanggung-tanggung, 2 (dua) buah sepeda yang diparkir di garasi rumahnya di daerah Griya Bintaro rahib ditimpe maling. Padahal pagar rumah dan portal komplek dalam kondisi terkunci. Apa mau dikata!. Ternyata sudah santer bahwa pencuri sepeda (baca: maling, aja deh) sudah ada disekitar kita. Hebatnya lagi, para malinger itu pun semakin tau bahwa harga sepeda sangat mahal. Mungkin mereka berpikir bahwa "daripada maling motor susah, mending sepeda. Gampang diangkatnya, gampang gowesnya, gampang mempretelinya". Selain itu juga makin santer di tengah masyarakat bahwa ada sepeda yang harganya bahkan melampaui harga sepeda motor sekalipun. Ajakan klasik tentunya - maka berhati-hatilah dengan lingkungan Anda demi keamanan sepeda Anda. Parkirkan sepeda di tempat yang aman dan sebaiknya dalam kondisi terkunci saat ditinggalkan (dan paling bagus terikat ke pagar atau tiang listrik, walaupun bisa saja kehilangan terjadi pada parts Anda seperti FD, RD, atau lainnya. Kasus kehilangan parts juga pernah terjadi). Apapun ceritanya tindakan preventif akan lebih baik daripada teriak2 setelah 'terjadi' kehilangan. Maka simpan segera sepeda Anda ke dalam rumah sehabis bergowes. Jangan tinggalkan berlama-lama di carport atau teras rumah. Karena tindakan lalai Anda akan diamati para malinger hingga tiba saatnya sepeda Anda aman untuk diangkut oleh mereka. Bagi Anda yang biasa gowes di malam hari (b2w) sebaiknya Anda menghindari jalan-jalan yang gelap. Pelajari perjalanan Anda agar tempat-tempat rawan sudah Anda lewati ketika masih ramai. Selalu waspada....  Bagi Anda yang sempat melihat atau menemukan sepeda ini harap laporkan kepada komunitas Anda (foto om Sba d'Lenongs waktu bersama si orange) Mungkin Anda punya usul agar kita bisa mendeteksi sepeda hasil maling ?, silahkan tuliskan disini...
 Salah satu momok terbesar dalam kehidupan pria adalah terjadinya malfunction pada alat vital, yang sering disebut dengan kegagalan ereksi, atau disebut juga dengan disfungsi ereksi, dan bahkan lebih seram lagi disebut dengan impotensi!. Benarkah bersepeda dapat menyebabkan disfungsi ereksi ? Ini adalah tulisan dari penelitian Eddy Randrup, MD dan Neil Baum, MD - ahli kesehatan pria di Amerika Serikat - yang secara bertahun-tahun mengamati dan ikut serta mengobati keluhan pria dalam hal kegagalan ereksi. Mekanisme Ereksi Normal Ereksia adalah hasil anatomi dan psikologis dari kordinasi syaraf, hormon endokrin dan seluruh sistem pembuluh darah di dalam tubuh. Ereksi normal membutuhkan peningkatan suplai darah ke penis secara simultan saat darah masuk dengan cepat. Pada banyak kasus, impotensi adalah hasil dari kurangnya darah mengalir ke tubuh atau kegagalan urat darah halus menghantarkan darah di dalam tubuh. Disfungsi Ereksi Kegagalan ereksi dapat disebabkan berbagai faktor. Umumnya disebabkan oleh hal-hal bersifat organik (ketuaan, penyakit di dalam tubuh), atau bersifat non organik (psikologis, obat-obatan, dll). Disfungsi ereksi organik biasa terjadi pada orang-orang tua, dan jarang terjadi pada laki-laki pada usia dibawah 40 tahun. Insiden impotensi meningkat sesuai dengan bertambahnya umur. Salah satu yang paling umum pada pria berumur adalah ketidakcukupan pembuluh darah, biasanya terjadi oleh penyakit pembuluh darah yang tersumbat. Formasi plak aterosclerotik atau mampetnya pembuluh darah dapat menyebabkan penyempitan pelvic dan pembuluh penile; yang membahayakan jaringan pembuluh darah erektil dan endothelium, serta terjadinya kebocoran pada urat darah sekunder. Bicycle Connection Sejumlah laporan kasus telah menunjukkan bahwa bersepeda bisa (maaf, sekali lagi saya sebutkan "BISA" ) sebagai penyebab masalah pada ereksi. Bahkan sepeda stationer pun dapat menyebabkan trauma suplai darah ke penis yang menyebabkan disfungsi ereksi. Awalnya dua laporan di tahun 1970-an mencatat bahwa hubungan antara cedera perineal dan bersepeda jarak jauh menyebabkan gangguan pada ereksi. Dua laporan berikutnya berkomentar mengenai cedera perineal, satu dari bersepeda beramai-ramai, dan lainnya dari kegiatan bersepeda secara teratur (rutin). Laporan terbesar mengenai hubungan antara bersepeda dengan impotensi adalah pada tahun 1997, dimana seorang pembalap (sepeda) bersepeda sepanjang 540 km mempunyai 13% insiden kesulitan dengan fungsi erektil setelah selesai berlomba. Trauma Perineal Langsung
Mekanisme patopsikologis dari cedera hemodinamika yang menyebabkan disfungsi ereksi setelah trauma perineal langsung ditemukan pada tahun 1995. Kajian ini mencatat disfungsi pembuluh darah arteri dan ketidaklancaran pembuluh darah tubuh pada pasien dengan sejarah trauma langsung ke perineum. Faktor-faktor yang berhubungan dengan tipe cedera ini termasuk berat badan pembalap sepeda, kecepatan, dan kerasnya permukaan sadel. Penulis kajian ini menekankan bahwa pesepeda menyokong berat badannya pada sadel sepeda, dimana untuk laki-laki menyebabkan potensi risiko kompresi kronik ke arteri penile dan saraf pudendal. Tercatat, bahwa bersepeda yang berlebihan (beberapa jam per minggu, beberapa mil per minggu, berjam-jam, atau ber mil-mil) berkolerasi langsung atau tidak langsung dengan keluhan urologis, termasuk disfungsi ereksi dan mati rasa (semutan) dari perineal. Apakah sekarang Anda menjadi takut bersepeda...? No !. Anda tidak usah risau karenanya... Tulisan ini dimuat disini bukan ingin menakut-nakuti Anda. Tapi demi pengetahuan kita bersama tentang sejauh mana pengaruh bersepeda dengan kesehatan Anda; khususnya yang berhubungan dengan masalah disfungsi ereksi. Bukankah Tuhan menciptakan segala sesuatu di dunia ini dengan solusinya sekaligus ?. That's right !!! Menghindari Impotensi saat Bersepeda Banyak yang mengatakan bahwa bersepeda dapat menyehatkan badan. Yes, itu memang betul. Bahkan bertolak belakang dari penelitian tentang disfungsi ereksi seperti diuraikan diatas, bersepeda dapat meningkatkan libido atau stamina. Hanya, hal-hal yang terjadi pada diri Anda adalah karena kegiatan yang Anda lakukan, jadi bukan karena sepedanya. Bukan saja tentang bersepeda, tetapi segala sesuatu yang Anda lakukan secara berlebihan akan dapat menyebabkan kerusakan-kerusakan pada tubuh Anda. CARA TERBAIK MENGHINDARI IMPOTENSI DISEBABKAN OLEH BERSEPEDA, Silahkan cermati hal-hal berikut ini... SADEL (TEMPAT DUDUK SEPEDA) Satu yang utama dari pencegahan disfungsi ereksi akibat bersepeda adalah perhatian kita terhadap sadel sepeda yang kita gunakan. Pesepeda harus mencegah tempat duduk yang terlalu sempit dan keras. Gunakanlah sadel lembut yang "nose" nya tertuju beberapa derajat ke bawah. Banyak sekali sadel-sadel yang di-design demi keselamatan pengemudi saat ini, maka carilah yang dirancang untuk meminimalisir tekanan pada bagian tengah perineum. Beberapa model sadel ini lebar dan berlapis penuh; yang lain terdapat lubang/parit di bagian tengahnya, dimana penyokong ke tuberosities ischial tersedia di bagian belakang perineum. Sadel ini mengurangi tekanan pada bagian tengah perineum, dimana tempat darah mengalir ke penis. Hindari penggunaan sadel yang kasar, keras, rata (tidak berlubang), dan kecil (sempit); karena hal ini dapat menimbulkan tekanan hebat pada perineum serta syaraf tulang belakang. POSISI DUDUK
Selain menggunakan sadel yang tepat, maka posisi duduk saat bersepeda adalah sesuatu yang sangat penting menjadi perhatian kita. Tinggi atau rendahnya posisi sadel saat Anda mengayuh sepeda sangat berpengaruh pada tekanan perineum. Maka sesuaikan tinggi sadel Anda dengan kondisi badan Anda saat duduk. Yang paling baik adalah dimana posisi kaki Anda masih menekuk sedikit pada saat pedal berada di titik terendah. Selain itu, lakukan sesekali merubah posisi duduk (ke depan/belakang) setelah beberapa lama bersepeda, atau berdiri diatas pedal untuk beberapa saat, agar memberi kesempatan pada darah mengalir ke penis. Jangan duduk pada saat melewati jalanan kasar/rusak atau pada tanah yang berlubang/berbatu. SEPEDA DAN BERAT BADAN
Bagi Anda yang memiliki berat badan diatas ideal (baca: gemuk), maka carilah sepeda berukuran sesuai dengan kondisi badan Anda. Salah satu petunjuk penting bagi orang berbadan seperti ini adalah menggunakan sepeda yang bersuspensi ganda (ber-shock depan dan belakang), para biker sering menyebutnya fullsus (full suspension). Tapi, dengan tetap pada ketentuan penggunaan sadel yang tepat. LAMA BERSEPEDA Para ahli kesehatan mengatakan bahwa masalah disfungsi ereksi juga berkaitan dengan lamanya Anda bersepeda. Waktu paling ideal adalah maksimal 2 jam, untuk selanjutnya beristirahat selama 30 menit. Meskipun Anda kuat bersepeda dalam waktu yang lama; ingat!, dibalik selangkangan Anda terdapat urat-urat pembuluh darah halus yang tidak sekuat "semangat" Anda. Pembuluh-pembuluh darah halus ini memiliki kerentanan ataupun kekuatan yang sama pada setiap orang. Nafas dan dengkul Anda boleh kuat daripada teman yang lain, tetapi kekuatan urat-urat pembuluh darah "kita" untuk menahan tekanan adalah sama. Maka lakukan istirahat setelah meng-gowes setiap 2 jam. Khusus bagi Anda yang menyukai bersepeda menuruni gunung (downhill/freeride), maka lakukanlah hal itu sebulan sekali dengan hati-hati. Ingat "sesuatu yang berlebihan lebih banyak menimbulkan risiko yang kurang baik". MAKANAN PESEPEDA Disfungsi ereksi tidak saja disebabkan hal-hal yang bersifat fisik, tetapi juga dapat disebabkan oleh hal-hal non-fisik lainnya. Para dokter kesehatan olahraga menganjurkan untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang, dan alkohol. Hindari makan-makanan yang berlemak tinggi. Hati-hati dengan nasi uduk sehabis bersepeda; karena nasi uduk mengandung kadar kolesterol dan gula yang tinggi. Makanlah makanan yang banyak mengandung karbohidrat, serta STOP SMOKING !. Semoga dengan tulisan ini dapat memberikan masukan tentang cara sehat bersepeda bagi pria sejati. Sehat bersepeda....istri pun senaaaaaanggg.... Go wet..eh, go wes trussss !!! Thank you ! 
 Banyak orang membicarakan tentang kolesterol. Tapi, apa sebenarnya kolesterol itu ?. Pada dasarnya semua manusia mengandung kolesterol. Karena kolesterol itu memang dibutuhkan tubuh. Yang berbeda adalah batas normal, rendah dan tingginya kadar kolesterol itu di dalam tubuh.
Kolesterol terangkum dalam ikatan lipoprotein yang dihasilkan oleh hati dan usus halus, tapi "bersemayam" di dalam darah. Lipoprotein itu sendiri berguna untuk berbagai proses metabolisme. Misalnya, selain sebagai bahan berbagai pembentuk dinding sel, dia juga dibutuhkan untuk membentuk vitamin D. Bahan ini juga berperan dalam penyusunan hormon-hormon steroid, termasuk hormon seks dan kortikosteroid. Selain itu juga berfungsi dalam pembuatan asam empedu yang digunakan untuk mengemulsi lemak.
Kolesterol yang terangkum dalam ikatan lipoprotein tersebut terdiri atas chylomicron, VLDL (very low density lipoprotein), LDL (low density lipoprotein) dan HDL (high density lipoprotein). Tinggi atau rendahnya kadar kolesterol memang bukanlah suatu penyakit, dan juga tidak dirasakan gejalanya. Tapi kalau kita kurang waspada, maka lipoprotein tadi bisa merusak, atau menyebabkan lemahnya dinding pembuluh darah (arteosklerosis). Jika hal ini berlangsung dalam waktu lama, maka bisa berisiko terkena penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke.

Risiko tinggi untuk mendapat PJK dan stroke erat berhubungan dengan kadar kolesterol tinggi. Khususnya mereka yang mempunyai faktor risiko lebih dari dua, yakni pengidap hipertensi, diabetes mellitus, perokok, obesitas, dan mereka yang mempunyai faktor bawaan. Mereka yang berada di kelompok berisiko tinggi ini harus memperhatikan atau memperbaiki pola hidup sehari-hari. Bagi mereka dianjurkan untuk diet rendah lemak, berolahraga cukup, menjaga berat badan seimbang, dan berhenti merokok.
Stroke karena kolestrol tinggi disebabkan oleh kelainan dinding nadi (ditandai dengan penebalan dan hilangnya elastisitas pembuluh otak (arterosklerosis). Kasus-kasus stroke yang lebih jarang ada yang disebabkan oleh aneorisma pembuluh darah (yang menyebabkan pembuluh mudah pecah), emboli, atau irama jantung tidak normal.
Bersepeda Salah satu aktivitas olahraga yang dapat menurunkan kolesterol adalah bersepeda. Karena pada dasarnya penurunan kolesterol membutuhkan aktivitas olahraga yang melibatkan gerakan otot-otot besar, paha, lengan atas, dan pinggul. Dalam kondisi kolesterol yang sangat tinggi, lakukan paling tidak tiga kali seminggu masing-masing 1 jam. Sepuluh sampai duapuluh menit pertama digunakan untuk pemanasan, dan 10 menit terakhir lakukan pendinginan dengan cara melakukan gerakan-gerakan ringan. Jangan bersepeda pada medan yang berat-berat dahulu.
Selain itu lakukan bersepeda secara bertahap dan progresif. Setelah 30 menit menggowes, ukur detak nadi yakni 70% dari nadi maksimum. Yang sudah menginjak usia setengah baya ke atas, sebelum melaksanakan olahraga rutin hendaknya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah dirinya mengidap penyakit degeneratif, seperti hipertensi, PJK, atau diabetes.
Bersepeda atau olahraga teratur saja belum cukup, tapi masih harus disertai diet rendah lemak. Dalam makanan ada 3 macam lemak yakni saturated (lemak jenuh), monounsaturated (lemak tak jenuh tunggal), dan polyunsaturated (lemak tak jenuh ganda). Makanan seperti kuning telur, jerohan, otak sapi mengandung minyak jenuh sehingga harus dihindari. Makanan laut seperti udang dan kepiting, yang mengandung minyak tak jenuh tunggal, masih boleh dikonsumsi meski dalam jumlah terbatas. Sedangkan ikan yang berasal dari laut dalam (tenggiri, tuna), yang mengandung minyak tak jenuh ganda dan Omega 3 hendaknya banyak dikonsumsi karena dapat membantu menaikkan HDL dan menurunkan LDL.
Idealnya konsumsi makanan kita mengandung lemak di bawah 30%, karbohidrat 50-60%, dan protein 20%. Konsumsi makanan berkolesterol jangan sampai lebih dari 300 mg/hari. Bagi anda yang masih merokok sehabis bersepeda, maka segera hentikan juga kebiasaan ini, karena merokok dapat memicu penebalan atau penyempitan pembuluh darah.
Dengan memperhatikan tips di atas, siapa tahu kadar kolesterol Anda akan terpelihara dengan lebih baik.
(Sumber: Intisari, by: Nanny Selamihardja)
 Sebuah penyesalan mendalam di bulan April, adalah "gagalnya" CCC ikut di Nawit XC-Tour 29/4 yang dikumendani Roger Bagen. Awalnya semangat membara sudah berkobar-kobar di dengkul para CCC'er bahwa Nawit-Tlajung bakal jadi pengalaman yang mengesankan (paling tidak bagi kita2 sang nyubie sejati ini).
Undangan om Aris (Roger Bagen) dan om Ricky dari Kobra (Satucycling) begitu menggebu dan penuh semangat. Om Aris dan om ricky juga ngejelasin tentang Nawit yang penuh dengan "marabahaya"..hehehe. Kemarabahayaan itu malah jadi tantangan menarik bagi para kurawa CCC, wih.. ini bakal seru, gitu kira2 kata sebagian anggota team. Itulah sebabnya, rencana ke Nawit disusun jauh2 hari. Bahkan 2 minggu sebelum hari "H" sudah dibicarakan dengan om aris dan om ricky (dan hebatnya pembicaraan tentang rencana "akbar" itu cuma dilakukan via email-emailan doang..gile ye?).
Nah, karena cerita Nawit yang penuh dengan tikung-tikung, dan tanjak-tanjak itu (apalagi om aris sempat ngirimin foto2, dan mereferensikan nawit mirip2 JJ..wah..wah.. di JJ aja kita2 udah "5 babak" alias babak belur, babak megap, babak nyungsep, babak ngusruk, dan babak ngos-ngosan :) makanya sebagian anggota bilang "kita kudu latihan dulu". Maka dipilihlah UI sebagai 'training center' buat menghadapi nawit...hahaha.. maklum nyubie tamatan perbankan, jadi semua harus dengan perhitungan. Tapi, emang dasar nyubie. Berlatih di UI aja udah mampus-mampusan. Tercatat: 4 orang mengalami babak penyisihan, diantaranya - 2 orang nyungsep di turunan danau dan malah hampir nyebur, 1 orang nyungsep di tanjakan start, dan 1 orang lagi terkapar di turunan tangga. Maka "komite siaga" menyatakan bahwa rencana ke nawit harus ditunda dulu. Para cederawan harus dikembalikan trauma nyungsepnya. Dikontaklah om aris dan om ricky, "mohon maaf, CCC gak bisa ikutan ke Nawit". Balasan om aris "Wuih, saya sudah bilang ke teman-teman kalo CCC bakal ikutan. Ada 50an pesepeda bergabung". Walah, matek deh...
Maka dengan ini, kami dari CCC mohon maaf yang sebasar-besarnya gak bisa ikutan di Nawit - walaupun akhirnya (setelah ngeliat animo peserta dan foto-foto), kita jadi "nangis bombay" penuh penyesalan karena ternyata memang asyiiikkkk bangetttt....
Berikut ini adalah petikan Nawit Story yang dikutip dari sepedaku.com
|
Taken from SEPEDAKU.COM
AUTHOR:
Situ Cibeureum - Nawit - Tlajung PP on: April 16, 2007, 03:59:23 PM »
Berawal dari kesalahan saya menginformasikan ke teman2 di Roger Bagen mengenai rencana Om Eddy Irwan dari Citra Cycling Club yang berkeinginan mencoba trek Situ Cibeureum - Nawit - Tlajung PP. saya lupa bahwa om Eddy baru akan menyampaikan niatnya pada anggota Citra pekan ini Tapi teman2 Roger Bagen udah keburu ngumpulin pasukan buat nyambut om Eddy dkk, tapi untunglah prihal rencana kedatangan om eddy dkk bersambung dari mulut kemulut sehingga yang mau ikutan lainnya sudah mencapai 40 an pesepeda. gile..... FUN BIKE kali beberapa bahkan datang dari Kebayoran temennya om Rudi pondok Hijau belum lagi kelompok pokemon, puri hutama, puri gading dlsb.
Jalur Nawit dan Tlajung dimulai dari markasnya Roger Bagen di Perumahan Graha Harapan Bekasi Timur. Temuan pertama setelah start adalah Situ Cibeureum. Situ ini dulu masuk kedalam perumahan Kota Legenda, tapi setelah terjadinya perkembangan wilayah, maka saat ini situ Cibeureum menjadi bagian dari perumahan Grand Wisata. Nawit dan Tlajung sendiri berada diantara situ cibeureum dengan Jonggol dan Cibarusa. Jadi kalau diliat dari satelit, maka kita gowes ke arah tenggaranya bekasi.

Panjang trek ini sekitar 50an Km. Kemarin kita start jam 9.00 wib dan sudah kembali dan sampai lagi di lokasi start sekitar jam 13.30 (perumahan Graha Harapan). Tapi umumnya waktu tempuh disaat pulang bisa molor karena "terlena" kelamaan istirahat di Nawit. Seperti halnya minggu kemaren, biasaaaaa...selain banyaknya pesepeda yang bergabung (sehingga perlu adanya koordinasi), juga perlunya memberi kesempatan bagi para seniman foto yang gak cukup sebentar mengagumi keindahan pemandangan Nawit.
Jalur Nawit-Tlajung mirip-mirip Jalur Jatiasih (JJ). Jadi kalo pernah nyoba JJ, maka jalur Nawit-Tlajung bisa jadi alternatif lain untuk XC. Menempuh jalur tersebut tidak perlu keterampilan seperti ngetrek di JJ atau JPG. Jalurnya kebanyakan jalan setapak, rimbun, tanjakan dan turunan yang tidak ekstrim seperti JJ atau JPG. Bahkan jalur Nawit bisa dipilih-pilih sesuai keinginan, kecuali untuk DH yang tidak ada. Itupun tergantung yang nguncenin siapa?.
Masing-masing kuncen (kapten tour) punya jalur sendiri-sendiri. Jadi sejak start biasanya kita sudah mendata siapa saja yang ikut, dan pengen ambil jalur apa. Seperti misalnya: Kuncen Nahar: spesialis tanjakan, endurance Kuncen Joko Amstrong: tanjakan, speed Kuncen Dedi: teknikal, funny Kuncen Jaya dan Aris: Nano-nano

Kuncen Nawit: Om Naharuddin & Om Deddy
Semoga trip kemaren cukup memuaskan, bagi yang belum dengan senang hati kami (Roger Bagen dan Gragot) akan mengantar menikmati variasi trek yang tersedia di sepanjang Cibeureum Nawit Tlajung.
Pokoke kalau minat silahkan datang aja ke markas Roger Bagen di Perumahan Graha Harapan (dekat kolam renang) pada hari Minggu. Biasanya kita start sekitar jam 7.30, sedangkan waktu finish disesuaikan dengan kebutuhan. |
 Sekarang ini kegiatan bersepeda mulai marak dimana-mana, baik b2w, acara fun bike yang berbau kekeluargaan, atau touring xc bersama teman-teman sekantor atau teman sekomplek perumahan. Kegiatan bersepeda ini tidak saja muncul sebagai pemersatu dan mengakrabkan kelompok, tapi juga memang bagus untuk kesehatan. Hanya, bagi anda yang wanita, perlu sedikit perhatian agar bersepeda tidak mengganggu "kewanitaan" anda.
Tentunya karena Anda bukanlah seorang atlet profesional, untuk melakukan kegiatan bersepeda ini juga tidak boleh sembarangan. Tetap ada aturan untuk melakukan pemanasan sebelum Anda kembali 'bergaul' dengan sadel. Luangkan saja sedikit waktu untuk melakukan gerakan berikut, terutama untuk otot betis dan 'daerah segitiga' Anda.
Betis Olahraga bersepeda adalah olahraga yang memperkerjakan otot betis Anda dengan keras. Awali kegiatan bersepeda dengan medan yang tenang, lalu mulailah gerakkan pedal dengan kaki kiri ke bawah sampai kaki terentang dengan jari-jari kaki diarahkan ke atas. Tahan selama 20 detik, kemudian ulangi dengan kaki lain. Selain itu persiapkan sepeda anda dengan sadel yang empuk. Sadel yang cukup keras dapat membahayakan anda. Daya tahan tubuh wanita sangat berbeda dengan pria, maka jangan paksakan diri anda menyaingi kemampuan kayuhan pria saat bersepeda.
Selangkang Daerah segitiga Anda alias selangkangan juga pasti terlibat dalam kegiatan bersepeda. Sebelum mulai bersepeda, duduklah di tanah dengan kedua kaki dibengkokkan pada kedua lutut Anda dengan kedua telapak sepatu saling menempel. Jagalah agar punggung tetap lurus dan peganglah jari-jari kaki Anda dengan tangan. Secara perlahan-lahan doronglah kedua lutut ke tanah dengan sikut dan tahan selama 20 detik. Setelah itu mulailah bersepeda. Diharapkan Anda menggunakan celana sepeda dengan pelapis busa yang baik.
So, get ready to back on the saddle?

Apakah ibu-ibu ini juga butuh pemanasan sebelum bersepeda ?
Ikan merupakan sumber asam lemak omega 3, yaitu asam lemak dengan ikatan rangkap pada posisi karbon nomor 3 dari gugus metil atau disebut karbon posisi omega. Asam lemak ini merupakan precursor dari thrombaxiane A3 dan prostaglandin I3, zat yang sangat efektif untuk ganti agregasi keping-keping darah. Pencegahan agregasi keping-keping darah dapat mengurangi risiko menderita penyakit jantung.
Dari penelitian yang dilakukan secara berkelanjutan, para peneliti menemukan pula manfaat lain dari asam lemak omega 3, yaitu menurunkan tekanan darah; membantu merawat kesehatan kulit, terutama dari ekzema dan dermatitis; serta berperan dalam pembentukan cerebral cortese otak. Ini sangat berguna sekali bagi anda yang sering beraktivitas olahraga berat, atau aktivitas-aktivitas yang membutuhkan energi serta reflek yang tinggi.
Kekurangan asam lemak omega 3 pada hewan percobaan menunjukkan rendahnya penglihatan atau kecerdasan. Meski belum bisa menentukan jumlah omega 3 yang diperlukan untuk mengatur jantung supaya sehat secara efektif, para ahli menganjurkan 20-25% asam lemak esensial yang dikonsumsi berupa asam lemak omega 3. Untuk memenuhinya, mereka mengingatkan untuk tidak menggunakan suplemen minyak ikan secara rutin. Bahayanya antara lain, overdosis vitamin A dan vitamin D yang dapat menyebabkan keracunan dan juga perdarahan.
SEMUA jenis ikan mengandung omega 3, namun kadarnya berbeda-beda. Ikan yang kaya akan omega 3, antara lain: ikan lemuru, mackerel (sarden), salmon, tuna, dan kembung. Ikan-ikan tersebut hidupnya di perairan dingin dan dalam, sedangkan yang hidup di perairan panas (ikan daerah tropik), kadar lemaknya lebih rendah.
Tetapi, menurut Sediaoetama dalam ”Ilmu Gizi” jilid II, ikan besar di daerah perairan panas juga mengandung lemak lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang berukuran kecil atau sedang di perairan yang sama. Ikan yang melakukan hibernasi —sepeti yang hidup di dalam lumpur pada saat kondisi air menjadi kering, akan menimbun lemak terlebih dulu sebelum melakukannya.
Salah satu ikan yang doyan melakukan hibernasi dan diketahui memiliki kadar lemak yang tinggi adalah lele. Itu sebabnya mengapa lele —apalagi yang besar, rasanya gurih. Disamping itu, kualitas proteinnya pun tergolong sempurna (protein lengkap), mengandung semua asam amino esensial yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.
Lele pemakan segala (omnivora), tergolong ke dalam phylum Chordata, klas Pisces, subklas Telestoi, ordo Ossariophyci, subordo Siluroidae, dan famili Claridae.
Di Indonesia, terdapat 6 jenis lele: Clarias Batrachus, Clarias Teysmanni, Clarias Melanoderma, Clarias Nieuhofi, Clarias Loiacanthus, dan Clarias Fuscus (lebih dikenal sebagai Lele Dumbo atau King Cat Fish).
Selain tahan di segala cuaca, pada kondisi ikan lain tidak sanggup hidup, keistimewaan lele juga terlihat dari kemampuannya berkembang biak dengan pesat. Sekali bertelur, 1.000-4.000 ekor berayak dihasilkan. Hal yang lebih penting dari itu, harganya pun tergolong murah.
Sebab omega 3 umumnya didapat dari plankton, dan plankton banyak terdapat di alam ketimbang di kolam, maka tentunya lele yang hidup di alam bebas lebih baik untuk kesehatan jantung ketimbang ”lele salon” yang hidupnya lebih tentram karena senantiasa digerojok pakan. Agar asam lemak tersebut bisa masuk tubuh secara maksimal, sajikan lele dengan cara tidak menggorengnya. Penggorengan dapat menyebabkan omega 3 larut di dalam minyaknya.(Sumber: Pikiran Rakyat, by Yuga Pramita)***
Sekarang CCC punya bus delux. Bagi anda yang ingin bepergian ? bingung cari bus kapasitas 30 seats, silahkan hubungi kami. Bus ini full AC dan dilengkapi dengan TV berikut karaoke system. Saat ini memang masih disewakan pada hari Sabtu dan Minggu saja.

MP semakin is the best nih. Kaget, pagi-pagi kok ngeliat ada tambahan fitur baru di MP, dan secara otomatis dimiliki oleh semua pemegang account.
Gesbuk emang penting (bagi yang memerlukan, tentunya). Walaupun selama ini kita bisa mendeteksi para "tamu" lewat View History, tapi gesbuk lebih informatif, karena bukan saja dilihat oleh pemilik account, tapi bisa diakses atau dilirik isinya oleh orang lain. Selain untuk catatan peninggal pesan dan kesan, sisi lain dari gesbuk bisa digunakan buat "nampangin headshot" si peninggal pesan.
Hanya, mungkin beberapa penyempurnaan harus dilakukan oleh team service MP. Salah satunya adalah - bahwa kontrol page pada halaman display belum diberikan kepada pemilik account. Ditandai belum terlihat adanya tombol/link hapus (delete) pada form gesbuk, sehingga kita belum bisa menghapus pesan-pesan yang mungkin tidak kita sukai. Kenapa ini perlu?, karena kalau dibebaskan maka tidak mustahil akan digunakan sebagai spam form oleh para "teroris"...rese kan?.
Selain itu, kita belum bisa mengkustom tampilan pesan di halaman utama. Misalnya menentukan sendiri berapa pesan yang harus ditayangkan. Bayangkan kalau semua pesan ditayangkan, atau tampil dengan panjang..weleh, seberapa panjang halaman muka kita..?
Mungkin semua ini sedang dibuat, atau sedang dipikirkan oleh team service, dasar aja gwe yang kaga kesabaran... hihihi...
Eniwe, pokoknya MP makin mantabbb...
.:salam: web-administrator ccc:.
Sebagai nyubie di dunia persepedahan, anak2 CCC memulai kegiatannya dengan onroad tour. Lama-lama kok jalan di seputar onroad menjadi membosankan. Disamping ramainya lalin (walaupun di pagi hari), maka musuh utama adalah polusi dari asap knalpot kendaraan bermotor. Selain itu, sulit sekali memberi komando bagi "orang-orang liar" yang maunya ngebut mulu saat di jalan raya. Abis tiba2 udah ngilang aja ngebut di depan sementara para "dengkul amoh" terseok-seok masih di belakang.
Suatu ketika dibuatlah satu variasi trek. Gimana kalo kita2 masuk ke lumpur, becek, gunung2 (kan namanya juga MTB = Menyusuri Tebing dan Bukit), maka dicobalah beberapa jalur kombinasi; antara onroad dan offroad. Ternyata sambutannya kayak anak teka "setujuuuuuu...".
Itulah awalnya CCC mencoba jalur bertanah, bukan jalan di aspal lagi. Maka start awal dipilihlah jalur kombinasi jalan aspal dan jalan tanah. Gak ada pilihan kecuali menyusuri jalur raya fatmawati-pondok indah-ciputat raya-bintaro, dan masuk ke Jalur Pipa Gas (JPG) di BSD.
Disinilah -di jalur JPG - kurawa CCC jumpalitan tunggang tungging. Ada yang nyangsang ke bambu saat menikung turunan. Ada yang nyungsep ke sawah saat harus drop-off karena lupa nge-rem.. Ada yang tepar di tanjakan, dan macam2. Pokoknya hampir semua "blalak matanya" bahwa MTB itu ya kayak gini.. wakakaka...!!.
Tapi setelah dijalani, baru terasa bahwa bersepeda MTB (Menyusuri Tebing dan Bukit) itu sangat...sangat mengasyikkan. Bahkan ada yang bilang "Baru gue tau bahwa gunanya sepeda pake shock itu... bla..bla..bla..". Hmmm..???

Dulu seorang teman pernah berkata kepada saya "bahwa salah satu tantangan berat didalam hidup adalah memberikan sesuatu yang kita sayangi kepada orang lain".
Kata-kata diatas akhirnya memang kejadian pada saya. Tumplak..plak..persis!. Bagaimana sesuatu yang saya sayangi harus saya lepaskan, dan akhirnya menjadi 'milik orang lain'.
15 Maret 2007 Jam 16.15 di Hotel, Semarang
Alkisah..alaahh!!.. dari perjalanan dinas jawa tengah kemarin, maka minggu kedua maret tepatnya tanggal 15 saya berdua Hendra berada di Semarang. Sebelumnya sempat 3 malam di Solo. Kota Solo diguyur hujan terus, membuat saya ogah banget bersepeda. Maklum, dengkul udah gak water-proof jadi ngeri kalo rematik kumat. Apalagi kalo istri tau bersepeda di tengah hujan, walah..mandat gowes bisa dicabut (bikin repot gwe ntar ngerokin..mungkin gitu kali ya dalam hatinya).
Cuaca di Semarang gak jauh beda sama Solo. Kalo sore suka hujan gitu. Jadilah semangat bergowes agak 'mutung' dikit. Hendra bilang ke saya "Udah bang, daripada lu gak sepedaan di Semarang, mending sepedanya turunin dari mobil, bawa aja ke kamar hotel. Nahhh..lu genjot2 deh tuh di kamar..". Pala lu bau menyan!!! saya melotot. Lu kira gwe anak kecil main sepeda2an di kamar.... dia ngakak abis-abisan...
Tapi ide bagus. Saya pikir gak ada salahnya nge-set sepeda dan.... masukin ke kamar hoteeelll. Hmm..bawa si Hendra dinas memang gak salah. "OK nDra..lu angkat tuh sepeda ke kamar!" kata saya dengan penuh semangat kayak abis menang tour de france. Hendra membelalak matanya...
15 Maret 2007 Jam 21.00 di Hotel, Semarang Karena gak bisa bersepeda, maka si Hendra punya ide lagi: "Bang, sono gwe poto lu sama sepeda..action.." katanya. Wah..kita pun bercanda-canda, berfoto-foto dengan si amoeba generik di dalam kamar. Happy banget bersama sepeda...hahaha...
16 Maret 2007 Jam 13.00 di Kantor, Semarang DL, my boss nelpon saya "Hoi, ente nginap dimana?. Bos NG mau nemuin lu di hotel. Tolong telpon dia di 0816-bla..bla..bla". NG adalah teman lama waktu di Jakarta. Karena nasib mengalahkan cerdas (NG nasibnya bagus, padahal saya lebih cerdas dari dia), maka perjalanan waktu membuat NG jadi orang nomor satu di Jateng.
Sekitar jam 17.00 si NG hadir di hotel saya. Saat bertemu, biasalah..kita ber "weiiii...apa kabaarrrr lu". Berpelukan!!!. "Hebat euy" kata saya. "Gak nyangka orang nomor hiji disini masih mau nyamperin gwe!" lanjut saya lagi. Dia ketawa-ketiwi... "bisa aja lu" katanya.
16 Maret 2007 Jam 21 di Bistro, Candi Malam itu bersama Hendra, saya dan NG santap malam di daerah candi. Saya lupa apa nama restonya..kalo gak salah ada kata2 "Bistro". Kita ngobrol kesana kemari. Nostagia, nostalgila, nostralah...pokoknya akrab.
Setelah makan malam, NG berbisik ke saya; "ngomong2 tadi gwe liat ada sepeda di kamar lu" Ooopps..saya terkesima. Waduh, jangan2 dia marah kalo saya bawa2 sepeda ke kamar hotel. Sambil mengatur nafas...hap..hap...saya pun menjawab "oh ya, perjalanan 2 minggu bisa bikin bete jo... gwe bawa sepeda untuk relaksasi di waktu2 luang". Hmmm..dia manggut2 sambil senyum. "Emang knapa?" saya tanya dia.
"Udah, tinggalin aja buat gwe!" jawabnya. "Serius?, lu mau?" saya agak melotot kayaknya "Ya!" dia manggut "OK!. Besok suruh sopir lu ke hotel gwe..."
17 Maret 2007 Jam 20.00 di Pekalongan Dari dalam rumah makan padang saya melihat ke arah mobil kijang kantor. Di belakang sudah gak ada si amoeba. Tatapan saya kosong. Kenangan menyusuri JPG, menyusuri gunung geulis, menyusuri magelang, jogja, BSD, dan lain-lain silih berganti berputar2 di pelupuk mata.....
Kenangan terakhir adalah berfoto 'gila' bersama si amoeba di kamar hotel (apakah itu sebuah firasat?? I don't know lah !). Semoga dia bisa menjaga tuannya yang baru....
Ini masih penggalan cerita waktu gowes2 di Jogja.
Sehabis gowes Magelang-Jogja, abis mandi dan baru rebahan di hotel, Mas Luwie dari NCC kirim sms ke saya, "Setiap Jumat pagi, start 5.30, acara rutin kita keliling kota Jogja. Sampe kantor diusahakan jam 7.30. Mau ikut mas?", itu kira2 isi sms-nya. Wuih..kepalang dengkul copot aja sekalian. Serta merta saya jawab aja sms Mas Luwie "OK !"...hahaha
Benar aja!. Jumat (9/3/07) sekitar jam 5.30 sebanyak 12 nyawa bersepeda sudah nunggu saya di Sudirman. Bincang2 sebentar, lantas kita start menggenjot. Hebatnya, ini memang acara rutin NCC setiap Jumat pagi. Mengelilingi kota sebelum bekerja... hmmm, bole juga pikir saya.
Saya gak tau banyak tentang jalan2 Jogja. Yang pasti saya sempat memperhatikan "alam sekitar" saat bersepeda. Saya melihat keraton (ohya? apakah saya melewati daerah keraton??). Juga saya melihat Tugu-tugu (oh men, where am I?). Saya juga melihat sebuah gedung yang di atas gentengnya tertulis UIN (mungkinkah Universitas Islam Negeri?..oh boy, di daerah mana itu?), trus sempat juga melewati jembatan yang panjang abis itu jalannya agak nanjak. Abis itu..oh yes.. I know this.. kita melewati Malioboro. Trus anu..trus anu..trus beberapa kelokan, tikungan, simpangan, dan...dan..dan.. ah..ngapain juga gwe pikirin...yawdah..genjot aja, enjoy aja....
 Bersepeda di Jogja di pagi hari memang asik. Udaranya masih lumayan bersih. Bahkan kabarnya Sultan pun masih suka bersepeda keliling kota di pagi hari. Mungkin karena dulunya 'kota sepeda' jadi kehebohan kita kayak karnaval saat di jalanan gak bikin orang perduli amat. Malah ada mbok2 yg juga ikut kedalam rombongan, " ono opo to den, mau demo ya?" katanya saat beriringan. No problem, genjot aja mbok !.
Satu hal yang bikin saya salut adalah tertib lalu lintas bersepeda di Jogja (apa karena kebetulan aja saya melihat yang tertib ya???). Semua pengendara sepeda sangat taat sama rambu2 seperti traffic-light. Rombongan pada berhenti saat lampu menyala merah. Saya yang di Jakarta suka slonong boss jadi perhatian orang2. Bayangkan aja, sementara orang berhenti dibelakang garis stop...saya udah nyelonong ke "garda depan"... hahaha. Tapi OK lah, kalo gak gitu mana mungkin saya bisa motret Mas Agus yang lagi 'nyengkang' satu kaki menunggu 'bang jo'....
( Sebelum ke kantor, kita menikmati sarapan soto di daerah Sudirman depan McD )
Thanx to: NCC Jogja... 
Perjalanan dinas ke Jawa Tengah ( 4 - 15 Maret 2007 ) membawa kesan tersendiri dalam diri ini. Sejak awal, perjalanan dinas ini sengaja direncanakan menggunakan mobil. Jadilah si Kijang kantor dijejali dengan perangkat2 kerja dan sekaligus satu buah sepeda gunung; dialah si amoeba hussar.
Niatnya udah jelas. Disamping menjalankan tugas kantor, juga pengen bersepeda disela-sela waktu luang. Kunjungan pertama adalah Jogjakarta. Asik banget. Setelah pulang kantor, beres2 di hotel trus nge-set sepeda. Jalan2 di sore hari menyusuri Jogja ternyata asik juga.
Pada saat harus ngurusi kantor Magelang, sengaja nginapnya di Jogja aja. Hendra, sang partner selama tourney ini dengan setengah hati meninggalkanku di Magelang dengan si amoeba. "Sorry Ndra..ente pulang aja ke Jogja pake mobil. Ane mau jajal magelang-jogja pake sepeda". Hah? si Hendra terbego-bego. "Yang benar aja lu bang mau sepedaan Magelang-Jogja. Yang ada lu bisa mati lemas" kata Hendra melotot.
Tapi akhirnya (karena tekat sudah bulat) saya pun menjajal jalur Magelang ke Jogja pake sepeda tercinta. Wasalam, riding selama 2 jam selamat sampai di hotel. Dengkul rasanya nyut-nyutan juga...
 Alhamdulillah !. Berkat dukungan semua anggota, akhirnya mobil pickup terbeli juga. Daihatsu Zebra Jumbo 1.5 ini akan digunakan oleh Citra Cycling dalam kegiatan droping sepeda pada daerah2 jelajah yang jauh. Selama ini kita selalu memakai mobil sewaan. Giling juga biaya sewanya. Karena gak rela sewa-sewaan lagi... beli ajaaaaaaa.... (ada rencana untuk beli bus..hahaha...). Narsis !!!!
| |